шаблоны joomla

BERIKUT BEBERAPA TIPS UNTUK MERAWAT SPREI ANDA

Written by Administrator on .

BERIKUT BEBERAPA TIPS UNTUK MERAWAT SPREI ANDA

  1. Ketika mencuci seprai dengan mesin cuci, jangan menaruhnya dengan memilin & memutar linen mengelilingi di sekitar lubang pemutar mesin/agitator - ini dapat menyebabkan kain meregang dan berubah dari bentuk asli nya. Sebaliknya, masukkan linen dalam bentuk gulungan bola2 - dan ketika proses mencuci mereka akan berbenturan melawan arah, maka dengan sendirinya kotoran yang menempel akan terlepas.
  2. Cucilah linen sprei secara terpisah - Linen sprei tidak suka diajak berbaur dengan cucian lain! Jika mereka dicampur dengan cucian lain, Maka kemungkinan terjadi Serat katun panjangnya dari sprei dapat berinteraksi dengan bulu-bulu halus dari handuk dan bahan lainnya, ini akan membuat kain sprei anda menjadi "tidak bersahabat".Mungkin Itu istilah ilmiah untuk serat butir bola-bola kecil yang mengganggu ,yang muncul pada permukaan kain sprei anda dan 'mencakar-cakar' membuat kulit gatal di malam hari.
  3. Bahkan jika disaat anda sedang benar-benar tidak mood, tetap bersihkan noda dengan segera. Untuk Darah, dimana sifatnya yang agak sulit untuk dibersihkan, cobalah merendam sebentar sprei Anda dalam air dingin sebelum dicuci. Untuk minyak, cobalah merendam seprai dengan 'pre-solution treatment' . Apa pun yang Anda lakukan, Pastikan noda hilang sebelum Anda menjemur atau mengeringkannya ke dalam mesin pengering - karena panas dapat membuat endapan noda semakin dalam, dan semakin susah dihapus .
  4. Ketika membeli/memesan seprai, ukur benar2 dimensi matras anda. Termasuk apabila matras mengunakan tambahan cushion/bantalan seperti topper ataupun fiberbed, sehingga sprei bisa pas dipasangkan dan cocok dengan matras. Kecocokan dan pas bukan berarti hanya kombinasi warna, tapi juga mendapatkan ukuran sprei set yg cukup besar untuk bisa pas ke ukuran matras tanpa harus menarik paksa bahan sprei. Tentu anda tidak ingin jadi stress setiap saat ingin mendekor tempat tidur bukan?
  5. Interval Mencuci seprai yang baik adalah seminggu sekali, memiliki beberapa cadangan stock sprei set berbeda yang dipakai bergantian jauh lebih baik. Jika anda mencuci seprei set,ambil contoh minimal 1 bulan sekali,(bulan berikutnya menggunakan sprei set yang lain) maka dapat memperpanjang umur seprei.Perawatan sprei dengan kualitas yang bagus dapat bertahan sampai 15 tahun. Pastikan hanya menggunakan pemutih non-klorin pada sprei berwarna, dan gunakan pemutih pada seprai putih hanya bila sangat diperlukan karena pemutih melemahkan serat kain. Cara yang alami untuk mencerahkan kain sprei bewarna putih adalah dengan menambahkan cangkir jus lemon saat mencuci, dan cuci dalam air hangat, kemudian keringkan dibawah sinar matahari untuk meningkatkan efek cerahnya.
  6. Menahan godaan untuk membebani mesin cuci anda secara over-load, bukan hanya membuat pakaian dan kain linen Anda menjadi tidak bersih, namun juga membuat kerja motor mesin cuci anda harus kerja extra 'rodi'. Sementara ketika mengeringkan menggunakan mesin pengering, beban besar yang berlebihan tidak akan membuat kain menjadi kering, malah akan membuat pakaian yang akan keluar menjadi kusut. Langkah terbaik adalah menyortir pakaian Anda berdasarkan ringan-beratnya, dan keringkan secara terpisah antara bahan handuk dan pakaian. Ini mempercepat dan proses pengeringan pun menjadi lebih rata.
  7. Terkadang jika Anda memiliki sprei bermotif kualitas bagus yang baru dan bertanya-tanya mengapa dipegang terasa agak tebal dibeberapa sisi, itu karena pewarna yang digunakan ketika mencetak sangat tebal. setelah beberapa kali dicuci, seprai akan menjadi lebih 'lunak' dan lembut. Jika sprei yang anda miliki menggunakan thread count yang tinggi, maka linen akan menjadi lebih lembut setiap kali anda mencucinya. Jangan lupa Keringkan linen dengan setting panas medium, dan lipat segera setelah tanda otomatis mesin pengering mati untuk mencegah kerutan.
  8. Cuci dan keringkan seprai anda dengan setting pengaturan panas medium atau low - suhu panas yang tinggi dapat merusak serat-serat kain, yang akhirnya menimbulkan kerusakan permanen.
  9. Cobalah untuk mencuci menggunakan deterjen yang lembut dan bebas pewarna, dan ingat untuk selalu memasukkan linen setelah detergent tercampur dengan air. tuangkan detergent sesuai aturan kedalam air, kemudian tunggu sampai benar2 tercampur dengan air, baru kemudian setelahnya masukkan linen yang akan dicuci. Untuk sprei bermotif, Jangan merendam terlalu lama dan bersamaan dengan menuang detergent karena dapat menyebabakan pudarnya warna kain. Hati-hati untuk tidak menggunakan takaran detergent terlalu banyak dalam sekali pencucian, karena jika tidak bersih dapat menyebakan sprei yang keluar menjadi 'kaku'. Setengah dari takaran rekomendasi pabrik biasanya sudah mencukupi, dan Anda juga dapat menambahkan secangkir white-vinegar pada air bilasan untuk menghilangkan sisa-sisa deterjen.
  10. Selalu simpan sprei linen yang sudah dicuci di tempat kering dan sejuk jauh dari jangkauan sinar matahari langsung karena dapat memudarkan warna. Jika anda ingin menata dengan tetap terorganisir Anda dapat mencoba menyimpannya berupa 1 set dengan sarung bantal dan gulingnya.